PERGAULAN YANG SEHAT
Pergaulan sehari-hari memiliki peran
sangat besar dalam menentukan kesuksesan atau kegagalan kita. Kalau sehari-hari
kita hanya bergaul dengan orang-orang yang pesimis dan tidak memiliki semangat
hidup, hampir dapat dipastikan kita pun akan pesimis dan tidak memiliki
semangat hidup seperti teman-teman bergaul kita. Sebaliknya, jika kita bergaul
dengan orang-orang optimis dan selalu memiliki mimpi besar untuk meraih
kesuksesan yang lebih bermakna dari waktu ke waktu, maka kita telah berada di
jalur yang tepat dan benar karena cepat atau lambat kita pun akan meraih
kesuksesan dalam hidup seperti teman bergaul kita.
Apakah ini berarti kita harus
memilih hanya bergaul dengan orang-orang yang positif dan telah sukses saja
serta memutuskan tali silaturahmi dengan orang-orang yang pesimis, banyak
mengeluh, berpikir negatif dan gagal dalam hidup? Tentu saja tidak.
Kita perlu menjaga silaturahmi dengan sanak, saudara, sahabat dan
teman-teman kita walaupun mereka pesimis, banyak mengeluh, berpikir negatif dan
gagal dalam hidup. Benar kita tidak boleh memutuskan tali silaturahmi dengan
mereka, bahkan kalau bisa kita mengajak mereka untuk berpikir, bersikap dan
bertindak positif seperti kita.
Namun demikian agar kita tidak terpengaruh secara negatif, kita perlu
secara sengaja memilih lebih banyak bergaul dengan teman-teman yang positif dan
optimis. Karena seperti dikatakan oleh Charlie “Tremendous” Jones: “Lima tahun
lagi Anda akan sama seperti sekarang, kecuali dua hal, orang-orang dengan siapa
Anda bergaul dan buku-buku yang Anda baca.”
Carilah teman-teman yang sudah sukses sebanyak-banyaknya, tanpa
meninggalkan teman-teman lama kita. Cara mendapatkan teman seperti itu adalah
dengan mengikuti seminar-seminar sukses, pengembangan diri dan motivasi.
Orang-orang sukses atau belum sukses tapi berorientasi sukses sangat gemar
mengikuti seminar-seminar sukses, pengembangan diri.
Menurut Dale Carnegie ada enam cara membuat
orang menyukai kita:
1)
secara tulus tunjukkan minat terhadap orang lain (Become genuinely
interested in other people);
2)
tersenyumlah (Smile);
3)
ingat bahwa bagi setiap orang
namanya adalah suara termanis dan terpenting dalam bahasa apa pun (Remember
that a person’s name is to that person the sweetest and most important sound in
any language)
4)
jadilah pendengar yang baik. Dorong
orang untuk berbicara tentang diri mereka (Be a good listener.
Encourage others to talk about themselves);
5)
bercakaplah mengenai hal-hal yang menarik
orang lain (Talk in terms of the other person’s interests);
6)
buat orang merasa dirinya
penting—dan lakukanlah dengan tulus (Make the other person feel
important—and do it sincerelyotivasi.
Dampak
Positif dan Negatif dalam Pergaulan
Bergaul memang telah menjadi kebutuhan masing-masing individu untuk
melakukan sosialisasi. Tak heran jika banyak orang yang rela mengorbankan
banyak hal agar bisa eksis di dunia pergaulan.
Meskipun demikian, memiliki pergaulan yang luas juga memiliki dampak yang
cukup ekstrim bagi diri anda. karenanya, dalam bergaul, anda perlu memperhatikan
kelebihan atau kekurangan pergaulan yang bisa anda manfaatkan.
Berikut ini merupakan beberapa dampak positif dan dampak negatif dalam
pergaulan.
1. Satu hal yang perlu anda ketahui, pergaulan merupakan suatu
kebutuhan manusia untuk menjaga kehidupan sosial mereka tetap berjalan. Dalam
bergaul, anda harus memiliki batasan-batasan tertentu dan pintar memilih agar dampak negatif yang bisa timbul bisa
diminamilisasi.
Pada satu sisi, pergaulan bisa memberi anda manfaat yang sangat baik dalam
perkembangan jiwa anda. Di sisi lain, pergaulan juga bisa melibatkan anda pada
satu permasalahan yang tidak pernah anda kira bisa terlibat. Karenanya, anda
perlu banyak belajar dalam melakukan pergaulan agar anda tidak mudah
terkena dampak negatif dalam pergaulan.
2. Dalam bergaul, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan. Salah
satunya adalah mengenai teman anda. Anda harus bisa menyeleksi teman atau orang
lain yang bisa anda anggap sebagai teman. Hal lain yang juga perlu anda
perhatikan adalah mengenai grup yang anda masuki.
Anda jangan terlalu mudah untuk bergabung dengan suatu grup pertemanan.
Jika anda sampai salah masuk, anda bisa memiliki kemungkinan besar untuk
mendaptkan dampak yang negatif dalam diri anda.
3. Belajarlah untuk lebih mudah mengatakan kata
“tidak”. Terkadang, jika kita diminta untuk menyediakan suatu hal yang anda
rasa kurang mampu untuk melakukannya, anda harus mampu untuk mengatakan tidak
jika memang anda tidak bersedia untuk melakukannya.
4. Jangan terlalu mudah untuk mengikuti tren.
Menjadi diri sendiri memang terkadang tidak mudah, apa lagi jika anda banyak
dikelilingi oleh orang-orang yang senantiasa up to date dan selalu mengikuti
tren masa kini. Karenanya, anda perlu bisa mengontrol diri anda agar lebih
berhati-hati dalam menjalani pergaulan.
Comments