Posts

Showing posts with the label PEMBELAJARAN

Manajemen Penilaian Hasil Pembelajaran

Penilaian hasil pembelajaran yang diadministrasikan disertai bukti kesahihan, keandalan, dan dievaluasi secara priodik untuk perbaikan metode penilaian. Kemajuan yang dicapai oleh siswa dipantau oleh guru dan diadministrasikan secra sistematis, serta digunakan oleh guru sebagai balikan pada peserta didik untuk perbaikan secara berkala. Hal-hal yang perlu diperhatikan guru dalam melakukan penilaian hasil belajar siswa antara lain adalah: 1.  menyusun program penilaian hasil belajar yang berkeadilan, bertanggung jawab dan berkesinambungan; 2. Penyusunan progam penilaian hasil belajar didasarkan pada Standar Penilaian Pendidikan. 3.  menilai hasil belajar untuk seluruh kelompok mata pelajaran, dan membuat catatan keseluruhan, untuk menjadi bahan program remedial, klarifikasi capaian ketuntasan yang direncanakan, laporan kepada pihak yang memerlukan, pertimbangan kenaikan kelas atau kelulusan, dan dokumentasi. 4.  Seluruh program penilaian hasil belajar disosia...

Manajemen Pelaksanaan Proses Pembelajaran

Manajemen  Pelaksanaan Proses Pembelajaran Aspek yang diadministrasikan adalah pelaksanaan proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru. Tugas guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran antara lain adalah: 1.    bertanggung jawab terhadap kegiatan pembelajaran sesuai dengan peraturan yang ditetapkan pemerintah. 2.     bidang kurikulum bertanggung jawab terhadap mutu kegiatan pembelajaran. 3     Setiap guru bertanggung jawab terhadap mutu kegiatan pembelajaran untuk setiap mata pelajaran yang diampunya dengan cara: a.     merujuk perkembangan metode pembelajaran mutakhir; b.     menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, inovatif, dan tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran; c.     menggunakan fasilitas, peralatan, dan alat Bantu yang tersedia secara efektif dan efisien; d.    memperhatikan sifat alamiah kurikulum, kemampuan peserta didik, dan pengalaman bela...

Prospek Pengembangan Sumber Belajar di Sekolah

 Bila kita ingin mencapai tujuan atau kompetensi belajar dengan baik; maka seharusnya setiap sekolah atau perguruan tinggi memiliki PSB atau paling tidak menjalankan fungsi-fungsi Pusat Sumber Belajar (PSB) sebagai bagian integral dalam sistem pebelajarannya. Saat ini sudah banyak sekolah yang telah menjalankan fungsi-fungsi Pusat Sumber Belajar (PSB) dalam penyelenggaran pembelajarannya, meskipun belum memiliki Pusat Sumber Belajar (PSB) secara kelembagaan. Ini artinya sebagian besar mereka telah menyadari betapa pentingnya peranan sumber belajar dalam pencapaian tujuan atau kompetensi belajar. image_thumb Dari 10 (sepuluh) wilayah di seluruh Indonesia dengan masing-masing wilayah diwakili 3 (tiga) sekolah SLTP atau SMA dengan fokus pada 5 komponen Pusat Sumber Belajar (PSB) diperoleh data sebagai berikut: No. Komponen PSB Keadaan di Lapangan 1. Penggunaan fasilitas atau fungsi-fungsi PSB dalam kegiatan mengajar guru. Sebagian besar (70...

Hakekat Pendidikan sebagai Investasi SDM

  Pendidikan pada dasarnya merupakan suatu investasi   SDM (human capital investment) sehingga mampu menciptakan iklim yang memungkinkan bagi setiap warga negara untuk turut andil atau berperanserta dalam penyelenggaraan negara dan pembangunan. Pelaksanaan pendidikan harus dapat mengembangkan dan menyebarluaskan nilai dan sikap produktivitas SDM melalui pengembangan dua kemampuan sekaligus, yaitu:      Pertama kemampuan teknis seperti peningkatan penguasaan kecakapan, potensi dan keahlian yang seusia dengan tuntutan masyarakat dan lapangan kerja yang berubah.      Kedua, kemampuan lain dalam kaitan dengan budaya yang mendorong SDM untuk menjadi kekuatan penggerak pembangunan ,   seperti wawasan, penalaran, etos kerja, orientasi ke depan, kemampuan belajar secara terus menerus, dan sejenisnya.               Kemampuan untuk mengembangkan kedua kekuatan SDM itu, pendid...

Manajemen Standar Proses Bagi Guru

Standar proses adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan (PPRI No. 19 Tahun 2005 tentang Standan Nasional Pendidikan, Pasal 1, ayat 6). Administrasi standar proses . Salah satu tugas guru adalah membuat rencana pembelajaran melalui Program Pembelajaran kemudian program yang sudah direncanakan itu diadministrasikan.  Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun program pembelajaran antara lain adalah: 1.    menjamin mutu kegiatan pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dan program pendidikan tambahan yang dipilihnya; 2.    kegiatan pembelajaran didasarkan pada standar kompetensi lulusan, standar isi, dan peraturan pelaksanaanya, serta standar proses dan standar penilaian. 3.    mutu pembelajaran dikembangkan dengan: a.     model kegiatan pembelajaran mengacu pada standar proses; b.     melibatkan...

Metode Pembelajaran

Para desainer kurikulum dan para programmer pendidkan dan pelatihan harus mengenal dengan baik dan menguasai, serta yang paling penting mampu menggunakan dengan tepat berbagai metode yang tersedia. Dalam mata diklat ini disajikan informasi penting mengenai metode yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Metode-metode tersebut dapat dipilih dan digunakan metode: (1) Alur Tindakan (action maze), (2) Curah Gagasan (Brainstorming), (3) Kelompok sibuk (buzz groups), (4) Studi kasus (case study), (5) Teknik Delphi (Delphi Technique), (6) Demonstrasi (demonstration), (7) Diskusi (discussion), (8) Latihan (exercise), (9) Akuarium (fishbowl), (10) Permainan (game), (11) Kotak surat masuk (in-basket), (12) Proses insiden (incident process), (13) Pemodelan interaktif (interactive modeling), (14) Wawancara (interview), (15) Kontrak pembelajaran (learning contracts), (16) Ceramah (lecture), (17) Panel, (18) Pengajaran terprogram (programmed instruction), (19) Pertanyaan (...

MEDIA PENDIDIKAN SARANA PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF

Abstrak  Belajar merupakan proses penambahan ilmu pengetahuan. Proses yang menuntut terjadinya interaksi antara pendidik dan peserta didik dalam situasi belajar. Akan tetapi dalam interaksi belajar mengajar sering berlangsung tidak efektif dan membosankan yang menyebabkan tujuan belajar tidak dapat tercapai dengan optimal, hal tersebut disebabkan banyak hal diantarannya penataan lingkungan menjadi media yang efektif untuk belajar tidak didesain dengan baik. Dalam proses belajar mengajar lingkungan perlu dirancang atau didesain menjadi media pendidikan untuk membantu belajar agar proses belajar berjalan dengan efektf. Lingkungan belajar yang didesain dengan menyenagkan akan dapat membuat belajar berlangsung efektif. Aspek lingkungan yang dijadikan media belajar efektif seperti pemberian gambar, pengaturan bangku, pemberian warna, pengunaan alat peraga yang tepat akan membuat belajar menjadi menyenankan dan efektif....